Sedikit
memberikan pengalaman tentang jalan-jalan yang nggak tahu mau kemana.
Sabtu pagi,
perjanjian awal kita harus udah kumpul dirumah salah satu sahabat saya jam 6.
Tapi sesuai kelakuan orang Indonesia yang jam ngaret, kita semua baru berkumpul
jam 8. Terkumpul lengkap 9 orang (6 cewek 3 cowok).
Mengejar waktu
karena sudah siang, satu persatu langsung masuk kedalam mobil. Kami mulai melakukan
perjalanan tapi baru sampai dijalan raya cibubur macet padat merayap. Selama
tiga kami jalan merayap kaya kura-kura, sampai
akhirnya kita terbebas dari macet. Kami mengambil tujuan puncak,
pemikiran gila buat malem minggu di pucak dan ternyata bener tol jalan kepuncak
maceeeeettt parahhh. Kami yang sudah terlanjur masuk kedalam tol mengambil
putar arah mengikuti mobil-mobil lain yang mungkin n=enggak kuat ngeliat
antrian mobil lebih panjang dari kereta itu.
Selama dijalan
kami bingung mau kemana, sampai akhirnya kami memutuskan untuk kecurug nangka.
Kami sempat bingung arah kesana, muter-muter keliling bogor sampai akhirnya
sampai di curug nangka sekitar pukul 2 siang. kami belum melihat apa-apa
disana, yang kami lihat hanya pohon pohon yang tinggi. Kami harus naik keatas
untuk bisa melihat air terjun, beberapa puluh anak tangga kami lalu dan cukup
melelahkan. Sambil ngobrol, bercanda tidak terasa kami sampai diatas dan hmmm
air terjun yang tinggi dan dingin. Kami bisa merasakan cipratan sejuknya air
terjun, enggak pake basa-basi semua sahabat saya langsung terjun dan mandi
dibawah pukulan air terjun. 2 jam menikmati guyuran air, kami kembali ke mobil
untuk mengambil baju ganti dan membersihkan diri.
Sebelum matahari
terbenam kami pergi meninggalkan curug nangka. Kembali kami berfikir mau
kemana, ada usulan ke bukit pelangi tapi lagi-lagi kami berfikir pasti macet
karena malam minggu. Akhirnya kami memilih untuk mencari makan disebuah mall
(saya lupa namanya). Sebuah restoran seafood kami pilih untuk melepas rasa
lapar setelah main air tadi. Enggak kerasa jam 9 malam, kami memutuskan buat
pulang. Saat perjalan pulang ke Jakarta, kami membuat ide gila lagi untuk pergi
ke kota tua, sudah setengah perjalanan kami kembali memutar arah karena
lagi-lagi macetttt.
Sebelum
benar-benar memutuskan pulang, kami sempat mampir kebuah tempat makan kecil
untuk makan lagi. Dan selesai itu kami benar-benar pulang ke rumah
masing-masing.
Kesimpulannya,
jangan pernah keluar malam minggu, karena kalian harus sabar melihat jalan yang
penuh sama kendaraan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar